Cak Imin Temui Pramono, Bahas Tata Kelola Hewan Kurban Bertaraf Internasional

Cak Imin Temui Pramono, Bahas Tata Kelola Hewan Kurban Bertaraf Internasional

Cak Imin Temui Pramono, Bahas Tata Kelola Hewan Kurban Bertaraf Internasional

DELAPANTOTO – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, mengadakan pertemuan dengan Menteri Pertanian, Pramono Anung, untuk membahas tata kelola hewan kurban bertaraf internasional. Pertemuan ini berlangsung di kantor Kementerian Pertanian dengan agenda memperkuat standar kualitas dan distribusi hewan kurban di Indonesia.

Tujuan Pertemuan

  • Meningkatkan kualitas hewan kurban sesuai standar internasional agar aman dikonsumsi dan layak ekspor.
  • Mendorong sistem distribusi yang lebih transparan sehingga hewan kurban dapat menjangkau masyarakat secara merata.
  • Memperkuat kerja sama antara pemerintah dan pihak swasta/organisasi untuk pengelolaan kurban yang profesional.

Pembahasan Utama

  1. Standar Kesehatan Hewan
    Pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjadi prioritas agar bebas dari penyakit menular dan sesuai regulasi halal.
  2. Sertifikasi Internasional
    Pembahasan mengenai penerapan sertifikasi yang diakui internasional, termasuk pelabelan dan dokumentasi.
  3. Distribusi dan Logistik
    Meningkatkan efisiensi distribusi hewan kurban melalui jaringan logistik yang terstandarisasi, agar hewan tetap sehat sampai tujuan.

Pernyataan Cak Imin

Cak Imin menekankan bahwa pengelolaan hewan kurban bertaraf internasional bukan hanya soal konsumsi lokal, tetapi juga sebagai bentuk diplomasi pangan dan budaya Islam. Ia berharap standar yang baik dapat diterapkan secara berkelanjutan setiap tahun.

Penutup

Pertemuan antara Cak Imin dan Pramono Anung menegaskan komitmen pemerintah dan tokoh masyarakat dalam meningkatkan tata kelola hewan kurban. Dengan penerapan standar internasional, kualitas, keamanan, dan distribusi hewan kurban di Indonesia diharapkan semakin profesional dan terpercaya.

Sumber: noklisa.my.id

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *