DELAPANTOTO – Pertahanan RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Peru di sela agenda internasional untuk membahas kerja sama strategis antara kedua negara. Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat memperkuat kolaborasi dalam pemberantasan narkoba dan perdagangan ilegal yang dinilai menjadi ancaman serius bagi keamanan dan stabilitas kawasan.
Prabowo menegaskan bahwa Indonesia memiliki komitmen kuat dalam memerangi peredaran narkotika, termasuk melalui kerja sama lintas negara. Ia menyebutkan bahwa sindikat narkoba dan perdagangan ilegal kerap memanfaatkan celah hukum dan lemahnya koordinasi internasional, sehingga kolaborasi menjadi kunci.
Presiden Peru menyambut baik tawaran kerja sama dari Indonesia, mengingat Peru juga menghadapi tantangan besar terkait peredaran narkoba dan penyelundupan lintas batas. Kedua negara berencana membentuk mekanisme pertukaran informasi intelijen, pelatihan aparat, serta patroli bersama di wilayah rawan.
Selain isu narkoba dan perdagangan ilegal, pertemuan tersebut juga membahas peluang kerja sama di bidang pertahanan, perdagangan, dan pendidikan. Prabowo menekankan bahwa hubungan diplomatik yang erat akan menjadi modal penting untuk memperkuat solidaritas antarnegara berkembang di kancah global.
Kesepakatan ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti melalui penandatanganan nota kesepahaman dan program kerja konkret dalam waktu dekat.
Sumber: noklisa.my.id

