Waka MPR Dorong Kerja Sama Berbagai Pihak Atasi Dampak Konflik Global

Waka MPR Dorong Kerja Sama Berbagai Pihak Atasi Dampak Konflik Global

Waka MPR Dorong Kerja Sama Berbagai Pihak Atasi Dampak Konflik Global

DELAPANTOTO – Wakil Ketua MPR RI mendorong kerja sama lintas sektor dan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadapi dampak konflik global yang saat ini turut memengaruhi kondisi dalam negeri. Ia menekankan bahwa ketidakpastian geopolitik di berbagai belahan dunia telah berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi, harga pangan, energi, hingga keamanan nasional.

Menurutnya, konflik global tidak bisa dipandang sebelah mata karena turut berimplikasi terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari. “Harga komoditas naik, rantai pasok terganggu, dan potensi krisis energi nyata dirasakan banyak negara, termasuk Indonesia. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat sipil,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya diplomasi yang aktif dan seimbang untuk memperkuat posisi Indonesia di tengah pusaran geopolitik dunia. Upaya menjaga netralitas, menjalin aliansi strategis, sekaligus memperluas kerja sama multilateral disebut menjadi kunci agar Indonesia mampu bertahan menghadapi situasi global yang tidak menentu.

Selain itu, Waka MPR menilai peran pendidikan politik dan literasi masyarakat harus ditingkatkan agar publik tidak mudah terprovokasi isu-isu yang bisa menimbulkan perpecahan. “Kita harus menjaga persatuan nasional, sebab stabilitas dalam negeri adalah modal utama menghadapi tantangan eksternal,” tegasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan menyerukan agar seluruh pihak bergandengan tangan mengedepankan musyawarah dan gotong royong dalam mencari solusi. Dengan begitu, Indonesia diharapkan tidak hanya mampu mengurangi dampak konflik global, tetapi juga bisa menjadikannya momentum untuk memperkuat kemandirian bangsa.

Sumber: noklisa.my.id

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *